Di bawah ini adalah komparasi Motor secara mendetail, berdasarkan harga, spesifikasi dan fetur untuk Honda CB150 Verza dan Yamaha Byson FI. Harga Honda CB150 Verza berkisar antara Rp 20,94 Juta. Sementara Yamaha Byson FI dihargai Rp 22,95 Juta. Secara spesifikasi, Honda CB150 Verza Spoke, memiliki mesin sementara Yamaha Byson FI Standard memiliki mesin berkapasitas 150. Baca Selengkapnya Sembunyikan Tinjauan CB150 Verza atau Byson FI Fitur Utama Kategori Street Street Opsi start Kick & Electric Kick & Electric Rem Depan Disc Disc Kapasitas cc 150 cc Tenaga Maksimal hp hp Kredit Penawaran Terbaik DP Rp 5,24 Juta Angsuran Rp x 36 Bulan Lihat Promo Komparasi Berdasarkan Foto +56 Gambar Honda CB150 Verza +9 Gambar Yamaha Byson FI Peringkat Pengguna & Perbandingan Ulasan 31 ULASAN 24 ULASAN Desain 5 5 Kenyamanan 5 5 Performa 5 5 Keselamatan - 5 Perbandingan Review Klasik sport Idaman,Buat Harian & pergi pulang rasa cocok untuk di daerah sudah banyak yang pakai di tempat empuk. Baca Selengkapnya M Muhammad Ali Imran 09 Feb, 2023 untuk Honda CB150 Verza Model oke, kaki2 cocok untuk jalanan Jabodetabek yang keriting Mungkin review ini agak subjektif dan kurang relevan, karena sesungguhnya saya pengguna Byson 2010 pertama keluar masih karburator tapi isi... Baca Selengkapnya Dari Para Ahli Kelebihan Desain Maskulin Mesin Andal Harga Terjangkau - Kekurangan Fitur Modern Minim Rem Belakang Tromol Pencahayaan Belum LED - Mesin dan Performa Kapasitas cc 150 cc Tenaga Maksimal hp hp Pipa Knalpot Single Exhuast Single Exhaust Torsi Maksimal Nm Nm Jenis Mesin 4-Steps, SOHC, 1-Cylinder 4-Stroke, SOHC Diameter x langkah mm x mm mm x mm Kecepatan maksimum 110 kmph 120 kmph Jenis Kopling Maunal, Multi-Plate, Wet Wet,Multiplate, Manual Jumlah langkah 4-Stroke 4-Stroke Jenis Penggerak Chain Drive Chain Drive Sistem Pendinginan Pendingin udara Pendingin Cairan Katup Per Silinder 2 2 Konfigurasi Katup SOHC SOHC Rasio Kompresi Jumlah silinder 1 1 Kapasitas Tangki L L RPM torsi maksimum 6000 rpm 6000 rpm RPM Tenaga Maksimum 8500 rpm 8000 rpm Tipe injeksi - Direct Injection Sistem pelumasan - Wet Sump Lihat Semua Dimensi Kategori Street Street Kapasitas Tempat Duduk 2 Kursi 2 Kursi Ketinggian Jok 773 mm 790 mm Lebar 742 mm 780 mm Ground Clearance 156 mm 170 mm Tinggi 1054 mm 1045 mm Wheelbase 1318 mm 1340 mm Bobot 128 kg 133 kg Panjang 2056 mm 1990 mm Kapasitas Tangki Oli L L Lihat Semua Bahan bakar dan pembakaran Sistem pembakaran Full Transisterized TCI Opsi start Kick & Electric Kick & Electric Sistem bahan bakar PGM-FI Fuel Injection Cadangan Full Transisterized - Jenis Bahan Bakar Petrol Petrol Gigi dan Transmisi Jenis Transmisi Manual Manual Gear Box 5-Kecepatan 5-Kecepatan Ban dan Pelek Ban belakang 100/90 R17 130/70 R17 Jenis Ban Radial, Tubeless Tubeless Ukuran velg depan R17 R17 Ukuran velg belakang R17 R17 Ban depan 80/100 R17 100/80 R17 Sasis dan Suspensi Suspensi Belakang Dual Adjustable Swing Arm Suspensi Depan Telescopic Fork Telescopic Fork Electrical Kapasitas Baterai Ah - Power Pack - Tidak Pack Capacity - Tidak Pack Voltage - Tidak Tipe Motor - Tidak Tipe Charger - Tidak Input - Tidak Jarak Tempuh Dalam Kota - Tidak Jarak Tempuh Jalan Tol - Tidak Durasi Pengisian Baterai - Tidak Pack Life - Tidak Lihat Semua Keselamatan dan Keamanan ABS Tidak Tidak Central Locking Tidak Optional Optional Immobilizer Tidak - Alarm Tidak - Engine Check Warning Ya - Mode Berkendara Street Street Sport,Road Sport,Road Sandaran kursi Tidak Tidak Stability Control Tidak Tidak Penutup lubang kunci Tidak Ya Traction Control Tidak Tidak Launch Control Tidak Tidak Leg Guards Tidak Tidak Wheel lock depan/belakang Tidak - Dimmer Switch - Ya Reflektor samping - Optional Optional Lihat Semua Konsol Panel Instrumen Digital Digital Digital Digital Indikator Bbm Digital Digital Digital Digital Indikator Standar Samping Tidak Tidak Tachometer Tidak Digital Digital Tripmeter Ya - Navigator Tidak Tidak Layar Display Ya Ya Speedometer Digital Digital Digital Digital Indikator Penggantian Oli Tidak Tidak Lihat Semua Electrical Indikator Lampu Ya Ya Adjustable Headlights Ya Ya Outlet Aksesoris Tidak Tidak Voltase Aki 12 V 12 V 12 V 12 V Lampu Belakang Bulb Bulb LED LED Head Lamp Bulb Bulb Halogen Halogen Lihat Semua Sasis dan Suspensi material rangka Baja Baja Baja Baja Side Wings Ya Ya Tipe rangka_motor Berlian Berlian Berlian Berlian Garnish Krom Tidak Ya Tipe Jok Dual Straight Dual Straight Dual Stepped Dual Stepped Electronic Suspension Adjustment - Tidak Lihat Semua Fitur yang membedakan Cruise Control Tidak Tidak Pengatur Ketinggian Kursi Tidak Tidak Rem Rem Depan Disc Disc Disc Disc Rem Belakang Drum Drum Drum Drum
KonsumsiBBM Si Byson - konsumsi bbm yamaha byson fi 8.27 Konsumsi Bensin Motor Yamaha Fz16 Byson 12 Liter : 450 km (Bukti Nyata Byson Irit) - konsumsi bbm yamaha byson fi
Kala dirilis akhir tahun 2010, Yamaha Byson menjadi menjadi motor naked bike yang banyak dicari orang kala itu. Desain gagah, berotot ala big bike menjadi daya tariknya. Apalagi ini menjadi model motor sport baru selain Yamaha Scorpio Z dan Yamaha Vixion kala itu. Untuk bisa memilikinya bahkan konsumen harus rela antre, terlebih jika menginginkan warna tertentu, bisa lebih panjang lagi masa tunggunya. Motor yang punya nama lain Yamaha FZ16 ini pun menjadi primadona dan banyak disukai. Yamaha Byson karburator punya tampang gagah. Saat itu PT Yamaha Motor Kencana Indonesia YMKI sukses mendistribusikan unit pada tahun 2010. Kemudian tahun 2011 melonjak menjadi unit dan merangkak naik jadi unit pada tahun 2012. Baca juga Ini Alasan Kenapa Yamaha Byson Karbu Lebih Layak Dipilih Dibanding Honda Verza Pihak Yamaha pun harus menggenjot kapasitas produksi motor ini menjadi unit dalam sebulan. Selain dikenal punya tampilan gagah, konsumsi bahan bakar yang irit dan posisi berkendara nyaman jadi daya tarik lainnya. Tahun 2015 Yamaha pun merilis generasi kedua yang mendapatkan update desain menjadi serba tajam dan agresif, serta mesin injeksi. Model ini pun masih mempertahankan aura big bike dari model sebelumnya. Desainnya diakui lebih gagah dari versi keduanya. Namun kiprah generasi kedua ini tak begitu ampuh untuk terus menggairahkan pasar. Hingga kini Yamaha Byson masih terdaftar pada situs resmi Yamaha, namun kala menyambangi dealer, tak ada lagi yang memajangnya. Meski hanya punya masa produksi 2010 hingga 2015, motor yang juga kerap disebut Yamaha Byson Karbu ini masih layak untuk dimiliki. Desainnya belum terlihat terlalu tua dan cocok dikendarai anak muda. Kemudian apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan motor yang pertama kali dirilis dengan harga Rp 19 jutaan itu? Yamaha Byson gen pertama kental aura motor besar. Baca juga Honda CB150 Verza 2021 Cuma Rp 20 Jutaan, Apa Hebatnya Dibanding Yamaha Byson 2021? Kelebihan Yamaha Byson Karburator 1. Tampilan Ala Big Bike Inilah yang menjadi nilai jual dari motor ini. Bodinya kekar dengan tangki berukuran besar 12 liter dan dibungkus cover plastik. Kala itu pihak Yamaha beralasan menggunakan cover plastik agar mudah membentuk lekuk tangkinya. Kemudian penggunaan kaki-kaki kekar nan padat juga menjadi daya tariknya. Kala itu Yamaha Byson jadi motor sport dengan ukuran ban terbesar, ban depan pakai ukuran 110/80-17 dan ban belakang berukuran 120/70-17. Hal ini tak lepas dari suspensi depan teleskopik dengan diameter tabung 41 mm. Lantas untuk suspensi belakang pakai monosok. Karakter kedua suspensinya ini cenderung empuk sehingga nyaman dikendarai. 2. Bensin Irit Kalau kondisi mesin normal dan sehat, bensinnya irit banget. Meski masih pakai sistem pengabutan bahan bakar jenis karburator, konsumsi bahan bakar Yamaha Byson generasi pertama ini terhitung irit. Bisa mencapai 44 km/liter dengan bahan bakar oktan 92. Dan berdasarkan pengalaman penulis, motor ini bisa melaju dari Jakarta hingga Tegal-Jawa Tengah dengan indikator bahan bakar turun setengahnya. O iya kapasitas tangki Yamaha Byson ini sendiri 12 liter. Baca juga Intip Detail Yamaha FZ-X, Ketika Yamaha Byson Disulap Bergaya Retro Modern Iritnya konsumsi bahan bakar tak terlepas dari spesifikasi mesin 4-tak, 153 cc, SOHC 2 katup pendingin udara, yang bisa hasilkan tenaga 10,1 PS di rpm serta torsi maksimal 10,5 Nm di rpm yang disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan. Mesin tadi disokong penyuplai bahan bakar berupa karburator tipe vakum, Mikuni BS 26. Kinerja mesinnya cenderung smooth dan mulai terasa ngisi saat putaran mesin telah berada diangka rpm lebih. 3. Posisi Berkendara Nyaman Setangnya lebar dan nyaman. Pastinya kalian sering melihat motor ini dipakai touring bukan? Hal ini tak lepas dari kenyamanan berkendara yang ditawarkan. Dalam kondisi standar, memang motor ini membuat betah untuk berkendara jauh. Setangnya lebar memudahkan bermanuver, meski terasa berisi imbas ban depan berukuran besar. Kemudian joknya empuk dengan model tandem, nyaman untuk berboncengan. Begitu juga dengan letak pijakan kaki yang sudah pas. Baca juga Sudah Terlupakan, Padahal Yamaha Byson Punya 5 Hal Menarik buat Dibeli Hanya saja dimensinya memang terasa lebih besar, panjangnya mencapai mm, lebar 790 mm dan tinggi mm. Dan beratnya mencapai 137 kg. Wajar saja kalau berat, karena dimensinya padat berisi. Kekurangan Yamaha Byson Karburator 1. Karburator Ngempos Ganti karburator skep langsung jadi solusi palingh diminati. Ini menjadi salah satu kendala yang dialami banyak pemilik Yamaha Byson generasi pertama. Gejalanya karburator suka batuk-batuk yang membuat performa mesinnya tak lagi maksimal. Solusinya yang paling banyak dilakukan adalah dengan mengganti pakai karburator tipe skep langsung non vakum. Mayoritas pakai Keihin PE28, selain obat untuk karburator ngempos, juga menambah akselerasi lebih agresif. Baca juga Honda CB150 Verza 2021 lebih Sporty, Harga tetap Sama kok! 2. Panel Meter Sun Burn Yamaha Byson generasi awal ini telah menggunakan panel meter full digital sejak lahir. Meski informasinya sederhana, tapi hal ini diakui cukup canggih untuk motor sekelasnya kala itu. Yamaha Byson termasuk pelopor panelmeter full digital. Tapi seiring usia pakai, sering ditemui panel meter yang informasinya tak bisa dibaca atau bahkan ada bercak hitam, yang belakangan disebut sun burn. Kerusakan ini terjadi karena lapisan polarized pada LCD sudah rusak. Untungnya tak perlu mengganti dengan panel meter baru, karena saat ini sudah banyak spesialis panel meter digital yang bisa memperbaikinya, hanya dengan mengganti lapisan polarized saja. 3. Tarikan Lemot Dengan bobot motor mencapai 137 kg dan tenaga maksimal yang cuma 10,1 PS maka wajar saja jika akselerasi kebo besi ini kurang gesit. Tarikannya cenderung smooth kalau tak mau dibilang lemot. Apalagi jika mesinnya masih standar dan karburator bawaan sudah timbul gejala ngempos, bisa makin gregetan. Tak heran banyak yang tawarkan paket doping untuk mesin. Banyak yang oprek mesinnya supaya lebih gesit. Pilihannya dari upgrade kampas kopling, ganti noken as, ganti karburator skep langsung hingga memperbesar kapasitas mesin alias bore up. Tapi kalau kalian pecinta motor standar, pastikan kondisi karburator prima supaya kinerja mesin tetap stabil. Baca juga Serupa Tapi tak Sama, Ini Bedanya Mesin Honda CB150R Streetfire dan Honda CBR150R Harga Bekasnya Murah Siapa sangka dengan modal mulai dari Rp 5 jutaan saja, kalian bisa mendapatkan unit Yamaha Byson keluaran 2010. Harga bekas motor satu ini memang sudah sangat bersahabat, maklum saja, sudah lebih dari 10 tahun usianya. Kalau mau yang keluaran 2015 sebelum berganti model, harga tertingginya bisa diangka Rp 10 jutaan. Tapi hitungannya masih murah untuk bisa mendapatkan motor sport yang gagah namun juga irit ini. Layak dibeli dan harganya terjangkau. Yamaha Byson Masih Layak Dibeli Melihat keunggulannya tadi dan juga kekurangannya, rasanya masih bisa diterima. Terlebih harga bekasnya sudah sangat murah, tinggal kalian jeli saja saat memeriksa unit incaran. Andai dapat unit yang masih orisinil tentu akan lebih baik lagi. Kami berpendapat motor ini masih layak dibeli untuk tahun 2021 ini. Desainnya tak lekang dimakan usia dan masih punya pesona. Tapi jangan lupakan juga untuk menyisihkan dana guna melakukan perbaikan motor ini jika sudah kalian tebus ya. Spesifikasi Yamaha Byson Karburator Dimensi P x L x T x 790 x mm Berat Isi 137 kg Kapasitas Tangki 12 liter Mesin Tipe 4-tak, SOHC 2 katup, pendingin udara Diameter x Langkah 58 x 57,9 mm Kapasitas Mesin 153 cc Transmisi manual 5 speed Tenaga Maksimal 10,1 PS rpm Torsi Maksimal 10,5 Nm rpm Rangka & Kaki-Kaki Tipe Rangka Diamond Suspensi Depan Teleskopik Suspensi Belakang Monosok Ban Depan 100/80-17 Ban Belakang 120/70-17 Rem Depan Cakram Rem Belakang Tromol